Pages

Pilih Tukang Bangunan Borongan? Siapkan Bahan dan Desainnya Dulu

Sudah wajar kalau semua pengerjaan rumah diserahkan pada tukang bangunan borongan. Daripada harus capai-capai mengumpulkan warga untuk gotong royong, nanti malah banyak yang membicarakan di belakang. Sebelum pilih pemborong, lebih baik siapkan bahan atau material sekaligus desainnya dulu. Kenapa harus begitu? Tidak harus sih. Ini alasannya.

Bahan dan Desain Bangunan

Desain Bikin Pekerjaan Pemborong Terarah
Coba bayangkan saat pemborong sudah datang. Sedangkan kamu baru siap uang saja. Soal model rumah, ukuran, posisi, dan lain-lain belum siap sama sekali. Kan yang jadi pemborong bingung. Kalau yang sudah profesional sih malah bisa memberikan masukan buat kamu. Dengan kata lain, penanggung jawabnya bisa jadi konsultan sekaligus.

Coba kalau yang datang itu pemborong amatir atau pemula. Bagaimana sikap kamu ketika ditanya tentang model, ukuran, dan hal-hal tentang bangunan rumah? Perlu waktu lama untuk mendapatkan kesepakatan yang pas. Oleh karena itu, siapkan dulu desainnya. Misal dengan beli dari arsitek. Biar pekerjaan pemborong semakin mudah dan terarah.

Dengan Desain, Bangunan Rumahmu Jadi Cepat Selesai
Untuk memaksimalkan tujuanmu memiliki rumah impian, mending pakai jasa pemborong profesional. Minimal pemborong tersebut sudah menangani lebih dari 100 rumah dengan desain berbeda. Tanya-tanya tidak mengapa. Pasti pemborong profesional itu dengan senang hati memberikan bukti-bukti pekerjaan mereka selama ini.

Setelah itu, tetapkan jadwal pengerjaannya. Kalau toh tidak menetapkan jadwal sekalipun, pemborong profesional selalu menunjukkan performa terbaiknya. Termasuk soal durasi pengerjaan. Bagi mereka, hasil yang baik dan cepat menjadi bagian portofolio untuk mendapatkan pekerjaan selanjutnya. Jadi ada simbiosis mutualisme.

Tersedianya Material akan Terhindar dari Pemborong Nakal
Inilah yang harus dihindari. Pemborong nakal selalu menarget pengerjaan rumah yang lebih lama dari jadwal yang sudah kamu tetapkan. Apalagi kalau bahan atau materialnya belum siap. Mereka akan menyuruh kamu untuk beli material yang mahal-mahal dan bisa menyulitkan pekerjaan mereka. Dengan begitu, mereka untung dari segi durasi.

Kadangkala mereka menawarkan diri untuk membeli materialnya untuk keperluanmu. Kalau tidak hati-hati, kamu bisa saja menyerahkan sejumlah uang dan percaya padanya. Dari situ, timbul niat-niat yang tidak baik. Sebagai pemborong, ia sangat tahu bagaimana caranya beli material semurah mungkin. Kamu tidak mau dikadalin, kan? Jadi siapkan dulu.

Persiapan Desain dan Material Pertanda Kamu Sudah Matang
Kalau sudah matang, mana ada pemborong yang bisa memanipulasi pikiranmu. Dari dalam niat dan pikiran, kamu sudah punya dasarnya. Ketika dipadukan dengan kinerja pemborong profesional, klop sekali. Mahal sedikit tidak mengapa. Asalkan hasilnya bagus. Untuk memilih pemborong yang betul-betul profesional, coba telusuri sedalam mungkin profilnya.

Di manakah bisa menemukan tukang bangunan borongan yang profesional? Sekarang ini sudah zamannya internet. Lewat daring pun bisa. Sudah banyak kok yang menawarkan diri. Biasanya tergabung dalam website tertentu. Pilih yang mendapatkan banyak ulasan bagus. Misalnya seperti para pemborong yang ada di Sejasa.

No comments:

Post a Comment

copyright © . all rights reserved. designed by Color and Code

grid layout coding by helpblogger.com